Variasi Kata Dengar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Pancaindra yang terdapat pada tubuh kita memiliki fungsi tersendiri. Sejak kecil, kita pasti sudah diajarkan untuk mengenal berbagai alat tubuh, sehingga anak balita pada umumnya sudah mengetahui letak dan nama dari alat tubuh mereka. Ketika masuk ke jenjang pendidikan, kita diperkenalkan lebih lanjut terhadap alat-alat tubuh kita. Kita dapat mengetahui struktur alat tubuh kita, fungsi alat tubuh kita, serta berbagai gangguan yang dapat terjadi pada alat tubuh kita. Kita juga lebih mengenal lebih jauh mengenai pancaindra. Pancaindra, seperti namanya, terdiri dari lima indra. Indra dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan alat untuk merasa, mencium bau, mendengar, melihat, meraba, dan merasakan sesuatu secara naluri. Dari situ lah tercipta istilah pancaindra (lima indra).

Pancaindra terdiri atas lima anggota tubuh manusia. Kelima anggota tubuh tersebut yaitu lidah sebagai indra pengecap atau perasa, hidung sebagai indra pencium, mata sebagai indra pengelihatan, kulit sebagai indra peraba, dan telinga sebagai indra pendengar. Telinga merupakan alat indra atau organ tubuh untuk mendengar. Kata ‘dengar’ sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti tangkap suara. Kata ‘dengar’ termasuk ke dalam kelas kata kerja atau verba. Sebagai sebuah kata kerja atau verba, kata ‘dengar’ memiliki turunan kata yang cukup banyak seperti yang tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) di bawah ini.

1. Berdengar
Sebuah kata kerja yang berarti didengarkan, diturut, atau diindahkan. Contoh kalimatnya yaitu “nasihat itu berdengar.”
2. Dengar-dengaran
Kata ini berarti percaya atas pendengaran, seperti dalam kalimat “dia suka dengar-dengaran saja tetapi tidak mau menyaksikan sendiri.”
3. Kedengaran
Kata turunan yang satu ini berarti dapat didengar atau terdengar. Contoh kalimatnya yaitu “suara letusan gunung itu kedengaran sampai pulau sebrang.”
4. Memperdengarkan
Kata turunan berupa kata kerja ini bermakna mengeluarkan suara supaya didengar atau menyiarkan, seperti dalam kalimat “stasiun radio itu memperdengarkan lagu zaman dulu.”
5. Mendengar
Kata kerja yang satu ini merupakan kata yang sering kita dengar. Kata ini dapat bermakna lebih dari satu, yaitu dapat mengangkap suara denga telinga, mendapat kabar, dan menurut.
6. Mendengarkan
Kata ‘mendengarkan’ berarti mendengar akan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Contoh kalimatnya yaitu “ia mendengarkan siaran radio itu sampai tertidur.”
7. Pendengar
Kata ini mungkin biasa kita dengar sebagai istilah untuk orang yang mendengarkan musik, radio, dan sebagainya. “Ia merupakan pendengar setia radio itu” merupakan salah satu contoh kalimatnya.
8. Pendengaran
Kata turunan yang merupakan kata benda ini berarti indra untuk mendengar yaitu telinga. Selain itu, kata ini juga dapat berarti hasil mendengarkan. Contoh kalimatnya yaitu “pendengaran dia tidak berfungsi normal sejak kecelakaan itu.”
9. Terdengar
Kata ini berarti dapat didengar dan juga dapat berarti diketahui atau tersiar. Dua contoh kalimatnya yaitu “suara televisi tidak terdengar dari kamarku” dan “sudah hampir sebulan tidak terdengar berita tentang kecelakaan itu.”